oleh

Erosi Bantaran Sungai Cisiih Ancam Sawah Warga

-Hedline-108 views
banner 300250

Bungascyber.id,LEBAK – Akibat banjir yang terjadi pada beberapa bulan lalu, bibir sungai Cisiih di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten terjadi erosi. Warga yang memiliki lahan sawah di pinggir sungai itu khawatir jika pengikisan air sungai semakin melebar dan akan mangancam lahan sawah masyarakat.

Menurut informasi bahwa fenomena itu pernah terjadi pada beberapa tahun yang lalu, bahkan sebelumnya aliran sungai Cisiih tersebut bukan di lokasi sekarang, namun akibat abrasi akhirnya aliran sungai pun berpindah.

Diketahui, aliran sungai Cisiih tersebut merupakan perpaduan antara air tawar dengan air laut, hal itu karena letak geografis Kecamatan Panggarangan dekat dengan sisi pantai.

Seperti dikatakan salah seorang warga setempat Pupu Marpu, dirinya mengkhawatirkan jika hal itu dibiarkan maka bibir sungai yang terkikis akibat aliran sungai akan semakin meluas kepesawahan milik masyarakat.

“Ya itu pernah terjadi tapi udah lama banget, kami sebagai masyarakat takut bila sungai ini tidak segera disikapi malah akan semakin parah dan menghabiskan lahan sawah,” kata Pupu Marpu saat diwawancarai awak media di lokasi sungai, Senin (1/3/2021)  

Selain lokasinya berada di pinggir sawah, sungai Cisiih tersebut juga biasa dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari karena lokasinya yang dekat dengan pemukiman warga seperti, mandi, mencuci dan lain-lain.

BACA JUGA :  Warga Mengeluh, Diduga PT Semen Merah Putih Buang Limbah Ke Saluran Air

“Sungai ini juga sangat kami butuhkan, tetapi jika akhirnya malah akan menyengsarakan karena abrasi justru harus segera ada penindakan dari pemerintah,” lanjut Pupu.

Juga Pupu, bahwa warga meminta jangan sampai menunggu efek lebih besar karena masyarakat sekitarlah yang akan menjadi korban, terutama bagi masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan warga yang rumahnya di lokasi tersebut.

“Harapan saya agar pemerintah segera memperbaiki aliran sungai, itu penyebabnya karena aliran sungai yang menikung, akhirnya sangat mudah sekali mengikis pinggir sungai, apalagi kalau sedang banjir,” ujarnya.

Begitujuga, seorang pegiat lingkungan asal Lebak Selatan (Baksel) Tunggal Puspa Nugraha “ ia menyebut, bahwa erosi adalah perubahan bentuk tanah atau batuan yang dapat disebabkan oleh kekuatan air, angin, es, pengaruh gaya berat, ataupun organisme hidup.

Dari unsur tersebut kata Tunggal, sebaiknya pemerintah segera melakukan tindakan prefentif agar dapat menaggulangi kejadian yang tidak diinginkan.

“Bahwa hal itu sangat berpotensi terjadi abrasi yang lebih besar dan dampaknya terhadap pesawahan dan rumah masyarakat sekitar,” paparnya.*(U.SURYANA)

banner 300250
loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga